ALFI Dukung Upaya Pemerintah Perkuat Peningkatan Ekonomi Digital di Perdesaan

50

ALFI Dukung Upaya Pemerintah Perkuat Peningkatan Ekonomi Digital di Perdesaan

ALFI mendukung upaya pmerintah untuk peningkatan ekonomi digital di perdesaan melalui layanan e-commerce dan logistik.

Berkaitan dengan e-commerce, pengiriman logistik pos dan penggunaan teknologi digital salah satu inovasi agar penjual online dari daerah perdesaan tetap kompetitif. Penjual online di perdesaan tetap kompetitif, serta meningkatkan peran operator logistik pos nasional dengan jaringan pengiriman nasional dan global. Dengan demikian, dapat mendukung penjual online di wilayah periferal untuk berpartisipasi dalam ekonomi digital dan terhubung dengan pelanggan. Sejak awal pandemi Covid-19, di Indonesia terjadi peningkatan jumlah konsumen digital. Guna memperkuat pertumbuhan ekonomi digital di kawasan perdesaan, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah menyiapkan infrastruktur digital serta mendorong inovasi dan kemitraan layanan e-commerce dan logistik.

Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) mendukung upaya pemerintah yang memperkuat pertumbuhan ekonomi digital di kawasan perdesaan, melalui penyiapan infrastruktur digital serta mendorong inovasi dan kemitraan layanan e-commerce dan logistik. Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), sejak awal pandemi Covid-19, di Indonesia terjadi peningkatan jumlah konsumen digital sebesar 21 juta orang, dan 72 persen berasal dari wilayah perdesaan. Ketua Umum ALFI Yukki Hanafi mendukung bahwa upaya pemerintah tersebut karena selaras dengan keinginan pelaku usaha logistik untuk memperkuat pengembangan layanan logistik dan e-commerce hingga ke seluruh wilayah di Tanah Air.

“Keberadaan infrastruktur dan platform digital membuka peluang bagi masyarakat, terutama dari perdesaan, menjual produk melalui pasar online,” jelasnya, dikutip dari bisnis.com Rabu (29/12/2021).



Sebelumnya, inspektur Jenderal Kementerian Kominfo Doddy Setiadi menyatakan kemitraan antara e-commerce dan layanan logistik akan memiliki nilai tambah dan meningkatkan ekonomi digital yang inklusif. Kemenkominfo juga memastikan bahwa daerah perdesaan tidak jauh tertinggal dari pusat ekonomi perkotaan dalam hal kesiapan infrastruktur dan teknologi. Pemerintah mendukung untuk menghadapi era adaptasi kebiasaan baru pasca pandemi. Oleh karena itu, Kementerian Kominfo menyiapkan percepatan transformasi digital sebagai upaya strategis yang harus dilakukan.

Tren pemanfaatan e-commerce memacu kebutuhan layanan logistik yang andal. Oleh karena itu, Pemerintah memastikan infrastruktur logistik pos Indonesia harus terintegrasi secara nasional untuk menjangkau daerah yang belum terjangkau dan meminimalkan kesenjangan infrastruktur antara pedesaan dan perkotaan.

“Trend e-commerce akan berkembang baik jika produk yang dijual secara online dapat dikirim ke pelanggan dalam harga dan waktu yang wajar. Sedangkan saluran logistik pos menawarkan pengiriman ke seluruh dunia dalam jarak dekat untuk penjual online di daerah pedesaan,” jelasnya. Oleh karena itu, kemitraan antara e-commerce dan layanan logistik, terutama di daerah pedesaan menjadi salah satu solusi untuk membuat pasar e-commerce Indonesia terus berkembang dan membuka peluang signifikan bagi masyarakat. “Kemitraan tersebut akan melibatkan kolaborasi dalam peningkatan infrastruktur logistik, penguatan layanan point-to-point, dan peningkatan pemenuhan last-mile delivery. Tidak hanya menjangkau seluruh wilayah negara namun bisa menjadi solusi bagi penjual online di daerah pedesaan,” ujarnya.

“Padahal operator pos secara historis menggunakan jaringan mereka untuk mengirim surat, yang dulu merupakan satu-satunya sarana komunikasi jarak jauh. Kini, ketika volume surat surat menurun, operator pos memanfaatkan peran mereka sejauh jaringan mereka untuk mengirimkan paket,” jelasnya.

Irjen Doddy Setiadi menyatakan kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari 17.000 pulau menjadi tantangan tersendiri dalam pengembangan ekonomi digital melalui pemanfaatan e-commerce. 

Baca Juga :  ALFI Terus Dorong Inovasi dan Kerja sama untuk Penguatan Sektor Logistik Nasional

“Penjual online di pulau terluar dapat berjualan secara online melalui toko online mereka sendiri atau melalui pasar online, sehingga mengatasi tantangan terkait jarak yang sangat jauh, kepadatan penduduk yang rendah, dan daya beli yang terbatas di daerah perdesaan,” ungkapnya.

Oleh karena itu, menurut Irjen Kementerian Kominfo, kemitraan antara e-commerce dan layanan logistik, terutama di daerah perdesaan menjadi salah satu solusi untuk membuat pasar e-commerce Indonesia terus berkembang dan membuka peluang signifikan bagi masyarakat.  

“Kemitraan tersebut akan melibatkan kolaborasi dalam peningkatan infrastruktur logistik, penguatan layanan point-to-point, dan peningkatan pemenuhan last-mile delivery. Tidak hanya menjangkau seluruh wilayah negara namun bisa menjadi solusi bagi penjual online di daerah perdesaan,” jelasnya.