Hadapi Persaingan pada 2022, Ini Strategi Bisnis JNE

49

Hadapi Persaingan pada 2022, Ini Strategi Bisnis JNE

JNE sudah mempersiapkan strategi bisnis guna menghadapi persaingan pada 2022 dengan melaksanakan berbagai kerja sama dengan beberapa pihak.

PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir atau JNE memiliki visi jadi perusahaan pengiriman terdepan di Indonesia serta berdaya saing global. VP of Marketing JNE Eri Palgunadi yang dilangsir bisnis. com mengatakan guna meraih visi tersebut, grupnya sudah bekerjasama dengan banyak pihak.

Mengawali 2022, kata Eri, JNE melakukan bermacam langkah kerja sama di antara lain, menggandeng salah satu lembaga survei buat melakukan‘ Survey Brand Health’ mengetahui apakah brand JNE betul- betul sehat serta dapat memutuskan langkah serta strategi yang pas di tengah persaingan yang semakin ketat, sehingga JNE senantiasa dapat jadi perusahaan pengiriman serta logistik terdepan di Indonesia.

” Dari sisi eksternal JNE, sampai JNE jadi ekspedisi pertama pengiriman barang kargo dari BIJB Kertajati,” katanya, Senin( 17/ 1/ 2022).

Bukan hanya itu, Eri menyebut JNE juga bekerjasama dengan PT Pelindo Solusi Logistik( PSL) guna pengembangan layanan logistik di pelabuhan yang berbasis digital, baik buat skala retail ataupun korporasi. JNE, sambung ia, juga terus melakukan pengembangan ataupun inovasi di internal bidang teknologi informasi serta komunikasi( IT), dan infrastruktur ataupun jaringan seperti Gateway, Gedung Operasional ataupun titik layanan( counter/ outlet).” Dikala ini JNE mempunyai lebih dari 8. 000 titik layanan sehingga bisa melayani kiriman dari Sabang hingga Merauke dan Taulud sampai Miangas. Dengan tersebarnya jumlah jaringan tersebut bisa mempermudah pelanggan dalam menjangkau titik layanan JNE,” tambah Eri.

Lebih lanjut ia menuturkan, disaat ini perkembangan bisnis logistik didominasi oleh basis pengiriman barang yang langsung ke konsumen atau masyarakat( C to C). Melihat tren tersebut, JNE bakal terus meningkatkan berbagai hal yang bisa memenuhi kebutuhan pengiriman pelanggan saat ini, seperti tingkatkan mutu produk layanan ataupun sarana seperti COD, e- payment atau cashless, Fulfilment Center( Logistik UKM), JTR( JNE Trucking) serta sebagainya.” Tidak cuma itu saja, dengan perkembangan e- commerce yang begitu cepat, hingga kebutuhan akan pengiriman barang ikut merasakan pertumbuhan serta kenaikan yang signifikan. JNE senantiasa optimis industri logistik ini bakal terus tumbuh,” tutupnya.

Baca Juga :  Sislognas Tidak Efektif, Indonesia Darurat Regulasi Logistik