Kemenhub Tambah Angkutan Udara Perintis Tahun Ini

44

Kemenhub Tambah Angkutan Udara Perintis Tahun Ini

Program Angkutan Udara Perintis ini merupakan fokus pemerintah dalam meningkatkan konektifitas dan mengatasi permasalahan logistik di daerah terpencil, tertinggal, terluar dan perbatasan( 3TP). Penerapan aktivitas angkutan udara perintis tidak terlepas dari sokongan pemerintah daerah serta operator penerbangan.

Kementerian Perhubungan menambah Program Angkutan Udara Perintis Direktorat Jenderal Perhubungan Udara pada tahun ini. Direktur Jenderal Perhubungan Hawa Novie Riyanto yang dilansir dari liputan6. com menjelaskan kalau pada 2022, penyelenggara angkutan udara perintis bakal dilayani oleh 21 Koordinator Wilayah( Korwil) dengan jumlah rute penumpang sebanyak 244 rute penerbangan serta angkutan udara perintis kargo sebanyak 41 rute dan 1 rute subsidi angkutan udara kargo.” Sebelumnya pada 2021, hanya dilayani 20 Korwil dengan jumlah rute penumpang sebanyak 208 rute penerbangan serta angkutan udara perintis kargo sebanyak 38 rute, dan 1 rute subsidi angkutan udara kargo,” ucapnya lewat siaran pers, Rabu( 12/ 1/ 2022).

Program Angkutan Udara Perintis ini merupakan fokus pemerintah dalam meningkatkan konektifitas serta mengatasi permasalahan logistik di daerah terpencil, tertinggal, terluar dan perbatasan( 3TP). Dengan demikian, warga betul- betul merasakan kehadiran pemerintah dalam penuhi kebutuhan dan keberlangsungan logistik.

Penerbangan perdana angkutan udara perintis baik penumpang ataupun kargo pada 2022 sudah diawali di sebagian Korwil seperti di Bandar Udara Sumenep di Jawa Timur, Bandar Udara Langgur di Maluku, Bandar Udara Mozes Kilangin di Mimika Papua, Bandar Udara Gunung Sitoli, Bandar Udara Sibisa di Sumatera Utara, serta Bandar Udara Andi Jemma di Luwu Utara Sulawesi Selatan.“ Diharapkan program ini bisa tingkatkan konektifitas serta menekan disparitas harga barang di wilayah 3TP, sehingga tidak terdapat lagi perbedaan harga barang pokok,” katanya. Novie berharap program ini terus berlanjut serta memberikan manfaat untuk masyarakat khususnya di wilayah- wilayah dengan akses terbatas.

Baca Juga :  Tahun 2022, Kemenhub Tambah Ratusan Trayek Kapal Perintis, Tol Laut, Kapal Tenak dan Kapal Rede

“ Pelaksanaan aktivitas angkutan udara perintis tidak terlepas dari sokongan pemerintah daerah serta operator penerbangan. Untuk itu, tiap- tiap Korwil serta operator penerbangan yang sudah ditetapkan melalui hasil pelelangan, untuk tetap tidak berubah- ubah serta bertanggung jawab sehingga, aktivitas angkutan udara perintis ini bisa berjalan dengan baik dan mudah,” imbuhnya